Mengakhiri perdagangan pasar valas awal pekan (11/04), rupiah yang berhasil mencetak penguatan mingguan terhadap dollar AS untuk 2 pekan berturut pekan lalu kembali berhasil mengalahkan dollar pada perdagangan awal pekan meski terpantau di sesi Eropa penguatan rupiah sedikit terpangkas.
Meskipun nilai tukar rupiah berhasil menguat hari ini, tekanan jual asing pada bursa saham terus bertambah sejak awal perdagangan. Terpantau asing melakukan banyak aksi jual sehingga tercetak net sell sebesar Rp487 miliar lebih. Aksi asing ini membuat laju IHSG lanjut bearish dan melemah 1,2 % ke posisi 4787.
Pergerakan kurs Rupiah di pasar spot sore ini bergerak positif dengan posisi penguatan 0,08% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13133/US$ setelah dibuka kuat pada level Rp13129/US$. Dari sisi kurs jisdor dan kurs BI, rupiah Senin diperkuat dari perdagangan sebelumnya.
Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperkuat ke posisi 13134 dari hari sebelumnya 13169 pada hari Jumat (8/04), sedangkan kurs transaksi antar bank menguat ke posisi 13200 dari posisi 13235 perdagangan sebelumnya.
Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan esok hari, analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak positif kembali meski pada akhirnya dollar menguat diakhir perdagangan malam ini.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens


