Setelah akhir pekan diputuskan bersalah oleh KPPU atas monopoli bisnis perunggasan dengan membunuh 2 juta bibit ayam pada tahun 2015, pergerakan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) berhasil rebound sendiri. Emiten lainnya yang dituduh dan dijatuhkan sanksi bayar denda sebesar Rp25 miliar yaitu PT Charoen Pokphan, tidak berhasil mendapatkan kekuatan bangkit dari tekanan akhir pekan.
Dalam persidangan KPPU pada hari Kamis (13/10) kedua perseroan dan 10 perusahaan lainnya diputuskan bersalah dalam kartel daging ayam dan akibatnya pergerakan saham kedua emiten anjlok parah pada perdagangan keesokan harinya. Akhir pekan lalu saham JPFA anjlok 1,44% dan saham CPIN anjlok 1,08%.
Untuk pergerakan sahamnya pada perdagangan bursa saham hari Senin (17/10) saham JPFA ditutup menguat 2 persen lebih ke posisi 1740 dan perdagangan saham sebelumnya berakhir di posisi 1705. Saham habis diperdagangkan dengan volume mencapai 68 ribu lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham JPFA bergerak bullish dengan indikator MA bergerak naik dan indikator Stochastic turun dari area jenuh beli ke area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar, dan +DI bergerak turun menunjukan pergerakan JPFA dalam penguatan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi trading selanjutnya pada target level resistance di level 1775 dan target support di level 1692.
Lens Hue/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center Editor : Asido Situmorang