Mengawali perdagangan pasar valas hari Kamis (8/12) rupiah kembali bergerak laju cepat dari perdagangan sebelumnya dan berhasil masuk di kisaran 13200. Rupiah Rabu pagi yang naik 50 poin juga diperkuat oleh penguatan yang dilakukan BI terhadap kurs referensinya, dan posisi dollar AS sedang terpukul.
Lihat: Kondisi Dollar AS Hingga Sesi Asia Masih Alami Tekanan
Pergerakan rupiah yang sangat kuat tersebut belum berhasil membuat arus masuk modal asing lebih banyak dari arus keluarnya hingga tercetak net sell sebesar Rp307 miliar lebih. Tekanan jual investor asing tersebut tidak berhasil menekan IHSG yang sedang naik 0,1%.
Lihat: IHSG 8 Desember Dibuka Positif Terdukung Penguatan Wall Street dan Rupiah
Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi ini bergerak positif dengan posisi penguatan 0,33% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13289/US$ setelah dibuka kuat pada level Rp13317/US$. Demikian untuk kurs Jisdor ditetapkan BI ke posisi lebih kuat di 13304 dari perdagangan sebelumnya di 13336.
Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini berpotensi kuat pada akhir perdagangan oleh pukulan yang dialami dollar AS sangat kuat, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13350 dan resistance di 13230.
H Bara/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center Editor : Jul Allens



