Mengakhiri perdagangan pasar valas tanah air awal pekan ini (19/12), penguatan rupiah sejak awal perdagangan berhasil dipertahankan dengan penurunan volume. Rupiah bisa bergerak positif di saat dollar AS sedang rebound awali perdagangan sesi Eropa sore ini.
Terbatasnya penguatan rupiah hingga akhir perdagangan bursa tidak bisa mengurangi modal asing keluar bursa melebihi arus masuknya, sehingga tercetak net sell sebesar Rp422 lebih. Tekanan jual investor asing ini turut menekan laju IHSG yang anjlok 0,8%.
Lihat: Pelemahan IHSG Awal Pekan Kembali Ditekan Investor Asing
Pergerakan kurs rupiah di pasar spot sore ini bergerak positif dengan posisi penguatan 0,04% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13380/US$ setelah dibuka kuat pada level Rp13367/US$. Untuk kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperlemah dari perdagangan sebelumnya.
Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia lebih kuat di 13381 dari perdagangan sebelumnya di 13426, demikian kurs transaksi antar bank juga diperlemah ke 13493 dari perdagangan sebelumnya 13434.
Lihat: Anjloknya Dollar AS Masih Berlanjut di Sesi Eropa
Dan untuk pergerakan kurs Rupiah esok pagi diperkirakan akan menguat jika posisi dollar AS kembali tertekan meskipun rilis data ekonomi sesi malam positif.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center Editor : Jul Allens



