Mengakhiri perdagangan forex awal pekan beberapa jam lalu, dollar AS bergerak mixed dari usahanya keluar dari posisi terburuk dalam 7 bulan. Dollar hanya menguat terhadap euro dan yen Jepang, namun masuki perdagangan sesi Asia hari Selasa (6/6) dollar AS anjlok terhadap banyak rival utamanya kecuali terhadap aussie dollar.
Perdagangan sebelumnya indeks dollar sedikit menguat dari posisi pelemahan 7 bulan sekalipun dibayangi oleh buruknya rilis data ekonomi yang dilaporkan semalam. Dollar AS menerima kekuatan dari profit taking perdagangan kurs safe haven yang sempat menguat sepanjang hari dan juga meningkatnya yield obligasi Amerika.
Untuk pergerakan selanjutnya dollar AS akan menerima sentimen yang negatif dari rilis data JOLTS Job Openings, karena data ini diperkirakan akan menunjukkan data yang lebih rendah dari periode sebelumnya.
Indeks dollar yang menunjukkan kekuatan dollar AS terhadap banyak rival utamanya di tengah perdagangan forex sesi Asia naik ke 96.60 dari posisi awal sesi pagi pada 96.68 setelah perdagangan sebelumnya ditutup naik pada 96.81. Posisi terkini merupakan posisi ternaru di jurang 7 bulan.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center Editor: Asido Situmorang



