Bursa Tokyo 7 Juli Bergerak Negatif Dampak Anjloknya Bursa Saham Global

965
indeks nikkei

Di awal perdagangan Jumat (07/07) pagi, bursa Tokyo turun ke level terendah tiga minggu, setelah bursa saham global anjlok, namun investor tidak membuang waktu untuk menutup kerugian setelah Bank of Japan meningkatkan pembelian obligasi pemerintah di operasi pasarnya.

Dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk menghasilkan kenaikan yield, bank sentral pada hari Jumat menawarkan untuk membeli JGB 10-tahun yang tidak terbatas dengan imbal hasil 0,110 persen dan juga meningkatkan pembelian 5 sampai 10-tahun melalui lelang ke 500 miliar yen dari 450 miliar yen.

Indeks Nikkei bergerak turun dan kehilangan -55,45 poin, atau -0,28 persen, pada level 19.938,61.

Langkah bank sentral dengan cepat memicu perputaran pada perusahaan eksportir yang paling sensitif terhadap mata uang, seperti produsen mobil dan perusahaan teknologi, yang pada awalnya turun setelah penurunan tajam di Wall Street.

Toyoto Motor Copr naik 1,1 persen, Nissan Motor Co menambah 0,7 persen dan Tokyo Electron menguat 1,0 persen.

Dolar melonjak 0,6 persen menjadi 113,82 yen, dibandingkan dengan 113,11 yen sebelumnya.

Di sisi lain, perusahaan real estat Mitusi Fudosan Co dan Mitsubishi Estate Co keduanya turun -1,4 persen.

Saham konstruksi juga berkinjerja buruk. Kajima Corp merosot -1,9 persen dan Taisei Corp turun -1,2 persen.

Pasar saham masih di bawah berbagai tekanan pada hari ini, setelah data pasar tenaga kerja A.S. mengecewakan, investor juga berhati-hati dengan kenaikan yield di Eropa dengan taruhan Bank Sentral Eropa bergerak mendekati koreksi stimulus monerternya yang luar biasa.

Selain itu, investor juga masih waspada dengan ketegangan yang sedang berlangsung di semenanjung Korea setelah peluncuran rudal Korea Utara minggu ini.

Sebelum pertemuan G20 pada akhir pekan ini, Jepang, A.S., dan Korea Selata sepakat untuk mendorong Tiongkok agar memainkan peran lebih besar dalam mengekang ambisi nuklir Korea Utara.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei masih lanjutkan tren penurunan tertekan pelemahan bursa global dan imbas berlanjutnya ketegangan di Semenanjung Korea.

Evi/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here