Harga gula berjangka ICE ditutup melonjak pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Sabtu dinihari (08/07). Harga gula mengalami penguatan seiring meningkatnya permintaan di India.
Harga gula melonjak di India setelah pembelian cepat oleh pemasok dan konsumen massal ditambah dengan persediaan ketat dari pabrik.
Pedagang mengatakan selain dari posisi pasokan ketat karena jeda pasokan dari pabrik, peningkatan penjualan oleh pemasok dan konsumen massal seperti produsen minuman ringan dan es krim.
Pada penutupan perdagangan Sabtu dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Oktober 2017 terpantau melonjak. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup menanjak sebesar 0,23 sen atau setara dengan 1,65 persen pada posisi 14,15 sen per pon.
Untuk minggu ini harga gula ICE melonjak sekitar 1,6 persen, terbantu kenaikan akhir pekan ini dan kenaikan harga minyak mentah.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga gula berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi kuat jika pelemahan dollar AS terjadi. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi menguji level Resistance pada posisi 14,65 sen dan 15,15 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 13,65 sen dan 13,15 sen.
Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center Editor: Asido Situmorang



