Rekomendasi Pergerakan Harga Minyak 31 Januari 2020

594

(Vibiznews-Commodity) Harga minyak mentah tetap berada pada teritori yang negatif pada minggu ini dengan ketakutan akan dampak terhadap ekonomi global dari virus corona Wuhan terus menguasai sentimen para trader. Pada saat yang bersamaan, hal ini memberikan motivasi kepada para investor untuk mengabaikan optimisme baru-baru ini setelah munculnya berita yang menyebutkan kemungkinan OPEC bisa memperpanjang persetujuan pemangkasan produksi minyaknya. Harga referensi minyak mentah AS mempercepat penurunannya dan sekarang menantang batas $53 per barel.

Menambah kepada sentimen yang buruk ini, EIA melaporkan kenaikan yang tiba-tiba dari persediaan minyak mentah AS hampir 3.6 juta barel selama minggu lalu.

Mendukung laporan persediaan minyak mentah AS ini dan melemahkan kemungkinan terjadinya “rebound” yang serius, IEA memperkirakan harga minyak mentah tetap terbatasi selama setengah tahun pertama dari2020 setelah adanya perkiraan akan “surplus” persediaan hampir satu juta.

Sisi yang kemungkinan bisa mendukung harga minyak mentah adalah disrupsi “supply” yang persisten di Libya, keresahan sosial di Irak, skenario yang rentan akan hubungan AS-Iran, rumor OPEC  dan turunnya persediaan minyak AS dan gelombang yang baru yang melanda Saudi Arabia.

Minyak berjangka WTI diperdagangkan di dekat $53.32 pada perdagangan sesi Asia hari Jumat. Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di $52.56 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $51.94 dan kemudian $51.03. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di $54.09 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $54.99 dan kemudian $55.61.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here