(Vibiznews-Index) – Bursa saham Amerika kembali mencetak rekor tinggi setelah libur merayakan hari kemerdekaan negeri tersebut, sehingga perdagangan awal pekan yang berakhir Selasa dinihari WIB (7/7/2020) semua indeks utama melaju cukup cepat. Laju indeks mendapat dukungan lonjakan saham-saham teknologi.
Indeks Dow Jones naik 332,49 poin atau 1,3 persen menjadi 26.159,85, indeks Nasdaq naik 228,70 poin atau 2,2 persen pada 10.436,32 dan indeks S&P 500 naik 43,87 poin atau 1,4 persen pada 3.173,88.
Kekuatan saham di Wall Street mendapat pengaruh kuat dari keuntungan perdagangan saham bursa di Asia dan juga Eropa, dengan saham China meroket di tengah komentar positif terhadap pasar saham dari media pemerintah. Selain itu investor juga masih menyimpan optimisme tentang prospek ekonomi AS setelah data NFP Juni yang dirilis hari Kamis lalu.
Sebagai tanda terjadinya pemulihan ekonomi yang cepat, Institute for Supply Management merilis sebuah laporan yang menunjukkan perubahan besar dalam aktivitas sektor layanan AS di bulan Juni. Indeks non-manufaktur melonjak menjadi 57,1 pada Juni dari 45,4 pada Mei.
Melihat pergerakan secara sektoral, saham semikonduktor telah menunjukkan langkah besar dengan Philadelphia Semiconductor Index melonjak sebesar 2,8 persen ke rekor tertinggi. Demikian juga lonjakan saham perangkat keras, jaringan, dan perangkat lunak komputer berkontribusi pada rekor yang dicetak oleh Nasdaq .
Kekuatan signifikan juga terjadi di antara saham-saham ritel, sebagaimana tercermin oleh lonjakan 2,6 persen oleh Dow Jones AS. Saham pialang, perumahan dan emas juga rebound dan bergerak lebih tinggi bersama dengan sebagian besar sektor utama lainnya.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



