(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah AS, WTI meningkat berusaha mencapai $40.00 ditengah berita yang datang dari Arab Saudi. Negara kerajaan ini menaikkan harga minyak untuk pengiriman ke Asia, yang menunjukkan semacam kekuatan di pasar fisik setelah penurunan yang cukup jauh belakangan ini.
Perusahaan negara penghasil minyak Arab Saudi menaikkan harga minyak mentah Arab Light untuk pasar Asia sebanyak 10 sen per barel. Ini merupakan tanda yang meyakinkan bahwa pemangkasan produksi oleh OPEC+ akan mengangkat harga minyak di pasar meskipun permintaaan minyak berkurang karena Pandemik.
Harga minyak berbalik turun pada saat Presiden AS Donald Trump mengirimkan tweet yang meminta untuk diakhirinya negosiasi paket stimulus tambahan dalam rangka membantu pemulihan akibat dampak Covid – 19 dengan Demokrat.
Namun penurunan harga minyak diatas tidak berlangsung lama, karena Topan Delta sedang mengumpulkan kekuatannya di Karibia dan diperkirakan akan menerjang selatan Amerika Serikat.
Harga minyak mentah turun sedikit dengan Energy Information Administration (EIA) melaporkan posisi perubahan persediaan minyak mentah AS pada minggu yang berakhir tanggal 2 Oktober dimana terjadi kenaikan sebanyak + 0.5 juta barel. Sementara para analis memperkirakan kenaikan sebanyak 0.3 juta barel.
Kenaikan harga minyak akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $41.02, yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $41.46 dan kemudian $43.75. Sedangkan “support” terdekat berada di $39.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $38.00 dan kemudian $36.60.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



