IHSG Rabu Siang Lanjut Menguat 0,8% ke 5509; Sektor Infrastruktur Lompat 3%

637
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (11/11) terpantau lanjut menguat signifikan 46,275 poin (0,85%) ke level 5.509,014 setelah dibuka menguat ke level 5.497,157. IHSG bergerak di zona hijau di sekitar 8 bulan tertingginya oleh aksi beli investor, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya variatif dengan koreksi sektor saham teknologi dari Wall Street ke bursa China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau terkoreksi 0,21% atau 29 poin ke level Rp 14.079, dengan dollar di pasar uang Asia beranjak turun setelah menguat 2 hari di sesi sebelumnya; di tengah naiknya kasus infeksi virus di Amerika dan kekhawatiran investor tentang distribusi vaksin. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.050.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 34,427 poin (0,63%) ke level 5.497,157. Sedangkan indeks LQ45 naik 8,778 poin (1,02%) ke level 872,744. Siang ini IHSG menguat signifikan 46,275 poin (0,85%) ke level 5.509,014. Sementara LQ45 terlihat naik 1,63% atau 14,084 poin ke level 878,050.

Siang ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang menanjak 3,16%, diikuti sektor aneka industry yang naik 2,96%.

Tercatat sebanyak 202 saham naik, 198 saham turun dan 192 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk sangat ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 690,14 kali transaksi sebanyak 12,99 miliar lembar saham senilai Rp 9,417 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,74%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,08%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Timah (TINS) 19,23%, BRI Syariah (BRIS) 6,50%, Telkom (TLKM) 5,94%, dan XL Asiata (EXCL) 5,02%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali lanjut bullish di 8 bulan tertingginya oleh aksi beli investor asing, sementara bursa kawasan Asia siang ini variatif dengan koreksi sektor saham teknologi dari Wall Street ke bursa China. Berikutnya IHSG kemungkinan rawan profit taking di area overbought-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.577 dan 5.751. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.105, dan bila tembus ke level 5.063.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here