(Vibiznews – Indeks) – Perburuan saham di bursa Jepang masih terus berlanjut hingga mencetak rally untuk hari ketujuh berturut, yang merupakan rally terpanjang sejak Oktober 2019. Indeks Nikkei sesi hari Rabu (11/11/2020) ditutup di posisi tertinggi sejak Juni 1991 yang dipicu oleh pelemahan yen Jepang serta imbas sentimen positif bursa Asia.
Sentimen positif di bursa kawasan Asia terangkat oleh harapan pemulihan ekonomi global yang cepat dari pandemi COVID-19 setelah perkembangan yang menggembirakan pengujian vaksin anti virus corona. Selain itu pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk mengecualikan pengunjung dari luar negeri yang akan menghadiri Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo musim panas mendatang dari periode karantina negara selama 14 hari.
Indeks harian Nikkei ditutup melonjak 437 poin atau 1,8% lebih tinggi pada 25.349,60, level penutupan tertinggi sejak Juni 1991. Demikian untuk indeks Topix ditutup bertambah 1,66% menjadi 1.723,65, level tertinggi sejak 7 Februari. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020 bergerak positif hingga naik 470 poin atau 1,88% ke posisi 25.420.
Secara sektoral yang dukung lonjakan Nikkei dipimpin oleh sektor real estate, healthcare, minyak dan keuangan. Di antaranya ada saham Kansai Mirai Financial melonjak lebih dari 12% setelah Resona Holdings mengatakan akan membayar hingga JPY 66,15 miliar untuk mengambil kendali penuh perusahaan. Sedangkan Resona Holdings melonjak hampir 3,5%. Selain itu saham penyedia layanan internet DeNA melonjak lebih dari 12% setelah membukukan pendapatan setengah tahun yang optimis.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


