(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (4/2) terpantau lanjut menguat 19,626 poin (0,32%) ke level 6.126,842 setelah dibuka menanjak ke level 6.146,997. IHSG sempat di dua zona lalu menanjak lagi di hari ketiganya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat setelah Wall Street positif dan S&P rekor baru oleh turunnya claim pengangguran AS.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,18% atau 25 poin ke level Rp 14.045, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat di sesi sebelumnya; perkasa di 2 bulan lebih tertingginya membukukan gain mingguan terbaik dalam 3 bulan terakhir oleh ekspektasi melajunya pemulihan ekonomi AS. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.020.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 39,781 poin (0,65%) ke level 6.146,997. Sedangkan indeks LQ45 naik 7,734 poin (0,81%) ke level 957,034. Siang ini IHSG menguat 19,626 poin (0,32%) ke level 6.126,842. Sementara LQ45 terlihat turun tipis 0,08% atau 0,712 poin ke level 948,588.
Siang ini delapan dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor agri yang menanjak 1,62%, diikuti sektor perdagangan yang naik 1,33%.
Tercatat sebanyak 260 saham naik, 180 saham turun dan 165 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 677,69 kali transaksi sebanyak 8,52 miliar lembar saham senilai Rp 6,317 triliun.
Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya bias menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,36%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,52%.
Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Barito (BRPT) 4,04%, Indika (INDY) 3,96%, Transcoal (TCPI) 3,62%, dan Adaro (ADRO) 3,43%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dari dua zona lalu menanjak searah regional, sementara bursa Asia menguat setelah Wall Street positif oleh turunnya claim pengangguran AS. Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan positif dalam momen penguatan kembali, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.270 dan 6.505. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.735, dan bila tembus ke level 5.563.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido



