(Vibiznews – Commodity) Kenaikan harga minyak mentah yang dimulai pada awal bulan terus berlanjut sampai hari ke enam sejak tanggal 1Februari. Minyak mentah benchmark Amerika WTI telah naik dari kerendahan $52.00 ke level sekarang mendekati $58, lebih dari 11.5% rally dari kerendahan pada minggu lalu. Secara tehnikal, tidak sulit mencapai level ini karena tidak ada banyak “resistance” menjelang $60.00.
Penggerak kenaikan adalah kombinasi dari beberapa faktor. Pertama adalah berlanjutnya fleksibilitas dan ketaatan yang kuat untuk memangkas output dari para produsen minyak OPEC+ dan pemangkasan output minyak yang sukarela dari Arab Saudi. Kedua, optimisme bahwa vaksin akan menaikkan ekonomi global sehingga mendorong permintaan akan minyak WTI. Ketiga, optimisme mengenai penurunan kasus Covid – 19 di AS dan Eropa, dan keempat, optimisme bahwa Kongres AS akan segera menyetujui usulan paket stimulus fiscal yang lebih besar.
“Support” terdekat menunggu di $57.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $57.00 dan kemudian $56.20. “Resistance” yang terdekat menunggu di $58.05 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $58.24 dan kemudian $58.50.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



