Rekomendasi Minyak 17 Maret 2021: Tertekan Tekanan Jual Namun Bertahan Diatas $64

568

(Vibiznews – Commodity) Minyak mentah benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) terus diperdagangkan dalam kecenderungan yang negatip, di sekitar $64.50, tertekan oleh keprihatinan mengenai pendistribusian vaksin di Eropa yang selain berjalan dengan amat lambat, juga karena diboikotnya vaksin AstraZeneca. Hal lain yang membuat harga minyak mentah WTI turun adalah data makro ekonomi AS yang keluar mengecewakan.

Seluruh negara besar di Eropa mengikuti Jerman menunda pendistribusian vaksin Covid – 19 dari AstraZeneca setelah beberapa kasus penggumpalan darah pada saat diadakan penyuntikan. Setelah jutaan dosis didistribusikan dengan berhasil di Eropa dan Inggris, dan ditempat lainnya, Sebagian mencurigai ada spesifik batch yang menjadi penyebabnya. Dipihak lain, European Medicines Agency mengabaikan keprihatinan ini.

Bagi pasar, setiap penundaan di dalam pendistribusian vaksin di Eropa, yang selama ini kemajuannya sangat lambat, berarti penundaan lebih lama lagi terhadap pemulihan ekonomi. Inilah kunci yang menggerakkan harga minyak mentah menjadi turun kembali.

Setelah mengalami kenaikan yang tajam pada bulan Januari dengan kenaikan sebanyak 7.6%, penjualan ritel AS turun 3% pada bulan Februari, meleset dari yang diperkirakan penurunan yang hanya 0.5%. Sementara penjualan inti, turun 2.7% setelah pada bulan Januari mengalami kenaikan 5.9% dan para ekonomi memperkirakan terjadi kenaikan 0.2%.

“Support” terdekat menunggu di $64.20 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $63.09  dan kemudian $61.97. “Resistance” yang terdekat menunggu di $65.62 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $66.03 dan kemudian $66.57.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here