IHSG Selasa Siang Terkoreksi Tipis ke Level 6.070; Peluang Menguat, Rekor Kesembuhan dan Bursa Asia Hijau

593
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (13/7) terpantau terkoreksi terbatas 7,877 poin (0,13%) ke level 6.070,691 setelah dibuka naik ke level 6.097,229. IHSG fluktuatif di dua zona lalu terkoreksi sedikit dari 2,5 minggu tertingginya di tengah berita rekor tinggi kesembuhan Covid, sedangkan bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat dipimpin Hang Seng setelah data perdagangan China melampaui ekspektasi serta Wall Street ditutup kembali dalam rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,11% atau 16 poin ke level Rp 14.476, di tengah berita rekor kesembuhan Covid di Indonesia lagi sebanyak 34.754 orang, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah menguat terbatas di sesi global sebelumnya; bergerak tipis sementara investor berharap data inflasi AS malam ini akan memberikan arah moneter ke depannya. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.492.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,661 poin (0,31%) ke level 6.097,229. Sedangkan indeks LQ45 naik 4,808 poin (0,57%) ke level 849,208. Siang ini IHSG terkoreksi 7,877 poin (0,13%) ke level 6.070,691. Sementara LQ45 terlihat turun 0,23% atau 1,964 poin ke level 842,436.

Tercatat sebanyak 174 saham naik, 303 saham turun dan 148 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 763,22 kali transaksi sebanyak 12,25 miliar lembar saham senilai Rp 5,932 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,52%, dan Hang Seng yang naik 1,56%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Allo Bank (BBHI) 17,78%, Bank Bumi Arta (BNBA) 8,21%, Digital Mediatama (DMMX) 4,86&, dan Unilever (UNVR) 2,49%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi sedikit dari 2,5 minggu tertingginya, masih dalam sentimen positif rekor tinggi kesembuhan Covid, sementara bursa kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Hang Seng setelah data perdagangan China melampaui ekspektasi serta Wall Street ditutup dalam rekor. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bisa naik ke zona hijau lagi, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.135 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.913, dan bila tembus ke level 5.884.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here