Dinamika Arus Modal Keuangan dan Tingginya Kesembuhan Covid — Domestic Market Outlook, 16-20 August 2021 by Alfred Pakasi

620

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi domestik pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Pasar keuangan mengalami koreksi profit taking setelah rally kuat pada minggu-mingu sebelumnya.
  • Investor tetap optimis sambil mencermati perkembangan kasus baru Covid-19 yang terus disertai dengan tingkat kesembuhan yang tinggi.

Untuk korban virus di Indonesia, berita resmi terakhirnya, sudah sekitar 3.804 ribu orang terinfeksi, 3.289 ribu sembuh dengan tingkat kesembuhan tetap tinggi 86,5%, dan 115 ribu lebih orang meninggal.

Minggu berikutnya, isyu antara perkembangan pandemi virus corona, prospek pemulihan ekonomi dalam dan luar negeri akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Domestic Market Review and Outlook 16-20 August 2021.

===

Minggu lalu IHSG di pasar modal Indonesia terpantau terkoreksi dalam pasar yang agak rangebound di sekitar level 6100-an oleh aksi profit taking investor asing setelah minggu sebelumnya melejit karena rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sementara itu, bursa kawasan Asia umumnya bias melemah. Secara mingguan IHSG ditutup terkoreksi 1,03%, atau 63,939 poin, ke level 6.139,492. Untuk minggu berikutnya (16-20 Agustus 2021), dengan libur hari kemerdekaan RI pada hari Selasa, IHSG kemungkinan akan berupaya untuk melanjutkan uptrend bertahapnya sejak 7 minggu terakhir, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Secara mingguan, IHSG berada antara resistance di level 6.263 dan 6.358. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.048, dan bila tembus ke level 5.947.

Mata uang rupiah terhadap dollar AS pekan lalu juga terkoreksi dari rally panjang lima minggunya dengan dana asing keluar dari pasar finansial, sementara dollar global fluktuatif lalu melemah, sehingga rupiah secara mingguannya berakhir melemah 0,24% ke level Rp 14.385. Kurs USD/IDR pada minggu mendatang diperkirakan akan turun bertahap lagi, atau kemungkinan rupiah menguat lagi dengan bertahap, dalam range antara resistance di level Rp14.523 dan Rp14.634, sementara support di level Rp14.304 dan Rp14.295.

Harga obligasi rupiah Pemerintah Indonesia jangka panjang 10 tahun terpantau turun secara mingguannya, terlihat dari pergerakan naik yields obligasi dan berakhir ke 6,379% pada akhir pekan. Ini terjadi di tengah arus balik aksi jual investor asing di SBN. Sementara yields US Treasury menanjak lalu tergelincir di akhir minggu ini.

===

Pertumbuhan investor ritel di Indonesia menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dan menjadi potensi besar bagi pembiayaan ekonomi. Hal tersebut ditunjukkan oleh peningkatan jumlah investor ritel di Indonesia pada Juni 2021 sebesar 125% atau tercatat sebesar 5,6 juta orang, dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar 2,5 juta orang.

Seiring pertumbuhan tahunan Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Juni 2021 sebesar 2,5% (yoy), pada Juli 2021 responden memprakirakan kinerja penjualan eceran secara bulanan membaik. Hal ini tercermin dari berkurangnya kontraksi IPR Juli 2021 secara bulanan menjadi sebesar -8,3% (mtm), membaik dari -12,8% (mtm) pada Juni 2021. Perbaikan tersebut ditopang oleh peningkatan kinerja penjualan Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Berdasarkan data transaksi 9-12 Agustus 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp5,49 triliun terdiri dari jual neto di pasar SBN sebesar Rp4,33 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp1,16 triliun.

Perbaikan sejumlah indikator ekonomi menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia sedang bergerak ke arah pemulihannya di tahun 2021 ini.

===

 

Isyu sejumlah kebijakan ekonomi moneter dan pemulihan ekonomi, seperti prospek pengetatan moneter dan kenaikan suku bunga, program stimulus ekonomi di tengah pandemi, dan lainnya menghangat didiskusikan belakangan ini. Bagi kebanyakan orang kadang hal ini sulit dimengerti. Ada kalanya isyu ini mendongkrak harga, adakalanya membanting harga asset investasi. Benar, hal itu dapat saja terjadi. Seringkali spekulasi pasar yang dominan memengaruhi pasar di sini, dan bukannya suatu bentuk ekspekasi yang rasional. Dalam hal ini, Vibiznews.com dapat menjadi konsultan investasi Anda. Ini telah terbukti pada berbagai situasi siklus ekonomi. Terima kasih telah setia bersama dengan kami yang adalah partner sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!

Pada minggu ini juga mari kita deklarasikan bersama: “Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 Tahun. NKRI harga mati!” Salam Merdeka!

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here