(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup turun -75,18 poin atau -0,12%, menjadi 26,320.93. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0.2% menjadi 9,449.39. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan September 2021 bergerak turun -180 poin atau -0,44% ke posisi 26105.
Indeks Hang Seng bergerak lebih rendah, terseret oleh kemerosotan saham keuangan, sementara raksasa teknologi naik setelah media pemerintah mengatakan peraturan yang terkait dengan industri negara itu untuk mempromosikan perkembangan mereka.
Sebagai penggerak pasar hari ini, Bursa Wall Street berakhir turun hari Rabu. Indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 turun untuk hari ketiga berturut-turut karena investor menilai kembali prospek pertumbuhan ekonomi. Indeks Dow Jones turun 68,93 poin menjadi 35.031,07 dan indeks S&P 500 turun 0,1% menjadi 4.514,07. Indeks Nasdaq Composite yang sarat teknologi turun hampir 0,6% menjadi 15.286,64, turun untuk sesi pertama dalam lima sesi.
Harga minyak naik lebih dari 1% pada karena perlambatan produksi di Teluk Meksiko AS setelah Badai Ida. Produsen di Teluk masih berjuang untuk memulai kembali operasi sembilan hari setelah Ida menyapu wilayah itu dengan angin kencang dan hujan lebat. Minyak mentah berjangka Brent berakhir naik 1,27% di $72,95 per barel, dan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 1,39% menjadi $69,3 per barel.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 25933, dan jika meluncur akan ke lanjut ke S1 hingga S2. Namun jika bergerak sebaliknya akan naik ke posisi 25990, jika tembus naik ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 26252 | 26156 | 26072 | 25976 | 25892 | 25795 | 25711 |
| Buy Avg | 26013 | Sell Avg | 25781 |



