Rekomendasi Minyak 22 September 2021: Naik karena Membaiknya Sentimen Pasar

667
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Commodity) Minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex naik ke $70.25 pada hari Selasa karena membaiknya sentimen pasar setelah turun tajam pada hari Senin karena naiknya keengganan terhadap resiko.

Cerita utama di pasar tetaplah Evergrande, perusahaan real estate kedua terbesar di Cina. Perkataan-perkataan yang menenangkan dari bank-bank komersial lainnya yang mengatakan bahwa kasus Evergrande tidak akan menjadi “Lehman moment” berada dibalik membaiknya sentimen di pasar yang membuat melemahnya permintaan terhadap dollar AS. Namun hal ini bisa saja hanya berlangsung sebentar.

Raksasa konstruksi Cina berhutang $300 miliar dan sedang berjuang untuk bisa membayarnya. Selain itu, otoritas Cina enggan untuk memberikan dana talangan yang menunjukkan bahwa pemerintah Cina tidak tertarik di dalam menstimulir ekonomi, sesuatu yang memiliki implikasi terhadap pertumbuhan global. Ketidak pastian terhadap keputusan Beijing bisa membebani pasar lebih jauh.

Sementara pertumbuhan ekonomi Cina yang melambat dan ketidakpastian mengenai “tapering” dari the Fed membebani sentimen pasar, ada hal lain yang membuat naik harga minyak mentah WTI.

Kekurangan supply dan naiknya permintaan karena pengumuman dari AS bahwa “travel ban” akan dihapuskan untuk traveller asing yang telah divaksin sepenuhnya dari November, membuat naik harga minyak mentah WTI.

Selain itu melemahnya dollar AS juga membuat naik harga minyak mentah WTI.

“Support” terdekat menunggu di $70.06 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $69.88 dan kemudian $69.49. “Resistance” yang terdekat menunggu di $70.45 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $70.66 dan kemudian $71.05.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here