Rekomendasi Minyak 18 November 2021: Melanjutkan Penurunannya karena Ketakutan akan Dilepaskannya SPR

510

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex turun arah $77 di sekitar  ke $77.07, meskipun laporan bulanan dari International Energy Agency (IEA) memberikan data yang lebih bullish daripada yang diperkirakan.

IEA melaporkan stok minyak mentah berkurang secara mengejutkan sebanyak 2.1 juta barel pada minggu yang berakhir tanggal 12 November dibandingkan dengan yang diperkirakan pertambahan sebanyak 1.4 juta barel.

Biasanya, laporan inventori EIA yang bersifat bullish akan memicu kenaikan harga minyak mentah WTI dengan segera. Namun kali ini laporan EIA yang mengatakan bahwa terjadi pengurangan inventori minyak mentah yang jauh lebih banyak daripada yang diperkirakan, justru akan membuat Gedung Putih terdorong untuk segera merilis Strategic Petroleum Reserve (SPR) AS. Gedung Putih telah mengancam akan melakukan hal ini sejak awal bulan ketika OPEC+ menolak untuk menaikkan produksi lebih dari 400.000 barel per hari di bulan Desember.

Menurut media Cina, Gedung Putih telah meminta Cina untuk merilis cadangan minyak mentahnya sebagai bagian dari pembicaraan dengan AS dalam hal kerjasama ekonomi. AS juga bukan saja meminta kepada Cina untuk merilis SPR-nya, tetapi juga meminta beberapa negara penghasil minyak utama lainnya.

Berita ini membuat harga minyak mentah WTI turun tajam meskipun ditengah bullish nya berita dari EIA yang mengatakan terjadi pengurangan inventori minyak mentah WTI secara mengejutkan.

“Support” terdekat menunggu di $77.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $76.50 dan kemudian $76.00. “Resistance” yang terdekat menunggu di $77.63 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $77.93 dan kemudian $78.55.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here