(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu pagi ini (2/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau lompat menguat, sementara dollar AS di pasar Asia menurun perlahan setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,43% atau 62 poin ke level Rp 14.320 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.382. Rupiah bertengger di sekitar seminggu terkuatnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.315 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.320, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.320. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menurun perlahan setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari overbought-nya di level 19 bulan tertingginya yang terpicu ekspektasi the Fed akan agresif di tahun ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini turun tipis ke level 96,24, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,27.
Sementara itu, IHSG Rabu di awal sesi pertama menguat 29,648 poin (0,45%) ke level 6.660,799, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat di tengah sejumlah bursa Asia yang libur serta Wall Street yang ditutup menanjak di hari ketiganya.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia menurun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.272 – Rp14.449.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



