Rekomendasi Minyak 10 Februari 2022: Berbalik Naik Karena Melemahnya USD

442

(Vibiznews – Commodity) Minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada awal hari Rabu kemarin sempat meneruskan penurunannya ke $87.79 dari posisi sebelumnya di $88.50 per barel. Harga minyak mentah WTI akhirnya berhasil berbalik naik kembali ke sekitar $88.76 karena melemahnya dollar AS dan sentimen pasar yang “risk-on”.

Penurunan harga minyak mentah WTI selama dua hari terakhir disebabkan aksi ambil untung dari para trader minyak setelah harga minyak mentah WTI bergerak naik ke ketinggian selama beberapa hari.

Lingkungan pasar yang positip terhadap resiko bersamaan dengan turunnya yields treasury obligasi AS membuat dollar AS sulit bertahan melawan rival-rival utamanya pada awal hari Rabu.

Yield obligasi treasury AS 10 tahun turun hampir 2% setelah sempat mencapai level terkuat di dalam lebih dari dua tahun di 1.97% pada hari Selasa.

Indeks FTSE 100 Inggris naik 0.6% dan S&P 500 berjangka naik 0.2% yang merefleksikan sentimen pasar yang bagus.

“Support” terdekat menunggu di $88.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $87.00 dan kemudian 86.00. “Resistance” yang terdekat menunggu di $89.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $90.19 dan kemudian $91.64.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here