Rekomendasi Minyak 22 Februari 2022: Kembali Naik karena Keprihatinan Krisis Rusia – Ukraina Muncul Lagi.

510

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex tertekan turun dari ketinggian di $91.60 ke $89.89 pada jam perdagangan sesi Asia.

Penurunan harga minyak mentah WTI ini terjadi setelah Gedung Putih AS memberikan pengumuman yang mengkonfirmasi bahwa Joe Biden telah menerima untuk bertemu dengan Vladimir Putin untuk membicarakan hal-hal mengenai keamanan dan stabilitas strategis di Eropa.

Konfirmasi terselenggaranya pertemuan ini datang dengan persyaratan yang menyatakan bahwa Rusia tidak akan menyerbu Ukraina.

Pengumuman ini telah meredakan volatilitas di pasar secara prinsipil dan sentimen risk-on mengalami kenaikan. Indeks dollar AS jatuh kebawah 96.00, 0.3% di bawah daripada harga penutupan hari Jumat.

Apabila hal ini terjadi, dimana tidak ada peperangan antara Rusia dengan Ukraina, maka supply minyak mentah tidak akan berkurang lebih jauh karena Rusia tidak akan mendapatkan sanksi dari negara-negara Barat.

Namun pada awal perdagangan sesi AS, adanya catatan dari Kremlin yang menyatakan bahwa tidak ada rencana konkrit dalam pertemuan Biden – Putin sehingga membuat sentimen pasar berbalik menjadi buruk sehingga harga minyak mentah WTI kembali berbalik naik ke $91.22.

Sebelumnya, partisipan pasar mengklaim bahwa restriksi terhadap ekspor dari Rusia kemungkinan bisa mengurangi supply minyak mentah WTI dan pada akhirnya akan meningkatkan harga minyak mentah WTI.

Pasar AS tutup pada hari Senin karena liburan hari Presiden, sehingga rilis laporan stok minyak mentah mingguan dari American Petroleum Institute (API) bergeser ke hari Rabu yang akan membantu investor minyak mentah untuk memperoleh petunjuk kemana arah harga minyak mentah selanjutnya.

“Support” terdekat menunggu di $89.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $88.28 dan kemudian 86.65. “Resistance” yang terdekat menunggu di $91.46 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $93.02 dan kemudian $94.65.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Reseach Vibiz Consulting

Editor: Asido