Rekomendasi Minyak 23 Februari 2022: Naik Sedikit di Tengah Meningkatnya Ketegangan Geopolitik.

1001

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex naik sedikit ke sekitar $91.70 ditengah kembali meningkatnya ketegangan geopolitik Rusia – Ukraina.

Meningkatnya ketegangan geopolitik Rusia – Ukraina disebabkan karena ada pernyataan dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang mengatakan bahwa resiko terjadinya konflik yang besar adalah nyata dan perlu dicegah dengan segala upaya. Pernyataan dari Dewan Keamanan PBB ini telah memberikan penerangan atas ketidakjelasan mengenai rencana Rusia dalam menyerbu Ukraina.

Apabila hal ini terjadi, dimana terjadi peperangan antara Rusia dengan Ukraina, maka supply minyak mentah akan berkurang lebih jauh karena Rusia akan mendapatkan sanksi dari negara-negara Barat sehingga tidak bisa mengekspor minyaknya. Hal ini memberikan dorongan naik terhadap harga minyak mentah WTI.

Kenaikan harga minyak mentah WTI didorong juga oleh karena melemahnya dollar AS sekalipun sentimen pasar sedang memburuk, dengan turun tajamnya yields treasury AS.

Perkembangan politik belakangan ini telah memaksa para investor untuk menilai ulang spekulasi mereka akan kebijakan moneter yang lebih agresif dari the Fed sebagai respon terhadap terus tingginya inflasi. Hal ini membuat yields obligasi pemerintah AS mengalami penurunan.

Pasar AS tutup pada hari Senin karena liburan hari Presiden, sehingga rilis laporan stok minyak mentah mingguan dari American Petroleum Institute (API) bergeser ke hari Rabu yang akan membantu investor minyak mentah untuk memperoleh petunjuk kemana arah harga minyak mentah selanjutnya.

“Support” terdekat menunggu di $89.50 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $88.28 dan kemudian 86.65. “Resistance” yang terdekat menunggu di $92.07 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $93.02 dan kemudian $94.65.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Reseach Vibiz Consulting

Editor: Asido