(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex melanjutkan kenaiknya ke sekitar $108.02, setelah sempat menyentuh ketinggian selama 8 ½ tahun di $111.50 dalam perdagangan semalam, dengan hasil pertemuan OPEC+ tidak menambah produksi selain yang telah disepakati sebelumnya.
Kenaikan harga minyak WTI ini sebagian disebabkan oleh karena OPEC+ tetap tidak mau bergerak dari rencana semula hanya menaikkan produksi sebanyak 400.000 barel per hari sebagaimana dengan yang telah diperkirakan. Bahkan tidak mendiskusikan akan menambah percepatan peningkatan produksinya sama sekali.
Keputusan OPEC+ ini berlangsung di tengah sentimen pasar yang terus memburuk karena krisis Rusia – Ukraina.
Investor bertambah prihatin dengan dampak negatip dari perang Rusia – Ukraina yang berkepanjangan terhadap inflasi dan ekonomi global. Menjelang pembicaraan damai ronde kedua, Rusia masih saja terus meningkatkan agresi nya terhadap Ukraina, tanpa mempedulikan sanksi keras yang dikenakan oleh Barat.
Hal ini membebani harapan akan bisa ditemukannya solusi diplomatik. Laporan terakhir mengatakan bahwa pembicaraan damai ronde kedua yang diskedulkan pada hari Rabu, ditunda sampai ke akhir minggu.
“Support” terdekat menunggu di $104.43 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $103.76 dan kemudian $102.42 “Resistance” yang terdekat menunggu di $107.78 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $108.16 dan kemudian $109.89.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Reseach Vibiz Consulting
Editor: Asido



