(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi global pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:
- Peningkatan konflik Rusia – Ukraina setelah Rusia menyerang pembangkit listrik tenaga nuklir Ukraina yang terbesar di Eropa, meningkatkan permintaan safe haven assets.
- Peningkatan data Non Farm Payrolls AS bulan Februari dan penurunan tingkat pengangguran AS bulan Februari mencerminkan pasar tenaga kerja AS menguat, dimana memberikan kontribusi bagi The Fed untuk menaikkan suku bunganya bulan Maret ini
- Menjelang akhir pekan depan akan dinantikan dan dicermati rilis data Inflasi AS Februari yang dapat menggerakkan pasar.
Pasar saham dunia terpantau melemah, harga emas menguat, dan US dollar meneruskan uptrend-nya.
Minggu berikutnya, isyu antara perkembangan konflik Rusia-Ukraina dan prospek perkembangan ekonomi dunia akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Global Market Review and Outlook 7 – 11 March 2022.
===
Pasar Forex
Minggu lalu di pasar forex, mata uang dollar akhir pekan dan secara mingguan menguat, seiring meningkatnya permintaan safe haven di tengah serangan militer Rusia atas Ukraina, di mana indeks dolar AS secara mingguan berakhir naik ke 98.50. Sementara itu, pekan lalu euro terhadap dollar terpantau turun ke 1.0925. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance pada 1.1318 dan kemudian 1.1445, sementara support pada 1.0879 dan 1.0820.
Pound sterling minggu lalu terlihat melemah ke level 1.3227 terhadap dollar. Untuk minggu ini pasar berkisar antara level resistance pada 1.3535 dan kemudian 1.3673, sedangkan support pada 1.3132 dan 1.3016. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir turun ke level 114.82. Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 115.25 dan 116.34, serta support pada 113.46 serta level 112.76. Sementara itu, Aussie dollar terpantau menguat ke level 0.7371. Range minggu ini akan berada di antara resistance level di 0.7419 dan 0.7533, sementara support level di 0.7282 dan 0.7135.
Pasar Saham
Untuk pasar saham kawasan, pada minggu lalu di regional Asia secara umum melemah di tengah serangan militer Rusia ke Ukraina yang mendongkrak sentimen risk-off. Indeks Nikkei secara mingguan terpantau berakhir melemah ke level 25,985. Rentang pasar saat ini antara level resistance di level 27,452 dan 28,140, sementara support pada level 23,609 dan 23,296. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir melemah ke level 21,905. Minggu ini akan berada antara level resistance di 24,575 dan 25,724, sementara support di 21,051 dan 20,101.
Bursa saham Wall Street minggu lalu berakhir lemah di hari terakhirnya terpicu serangan Rusia ke pembangkit listrik nuklir Ukraina serta rencana kenaikan suku bunga The Fed bulan Maret ini. Dow Jones secara mingguan melemah ke level 33,614, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 34,453 dan 35,921, sementara support di level 32,671 dan 30,923. Index S&P 500 minggu lalu turun ke level di 4,328.87, dengan berikutnya range pasar antara resistance di level 4,540 dan 4,604, sementara support pada level 4,226 dan 4,160.
Pasar Emas
Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau menguat dan secara mingguan melonjak sekitar 4 persen terpicu peningkatan permintaan safe haven dengan masih berlangsungnya konflik Rusia – Ukraina, sehingga harga emas spot secara mingguan menguat ke level $1,969.76 per troy ons. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistant di $1974 dan berikut $1980, serta support pada $1917 dan $1888.
Berita-berita yang datangnya dari bursa aset investasi di kawasan Asia, Eropa dan Amerika kerap kali memengaruhi pasang surutnya pasar investasi. Baik itu karena faktor non ekonomi seperti perang, pandemi, atau faktor ekonomi seperti suku bunga atau inflasi. Satu saat sepertinya memberi harapan, pada kesempatan lain memutuskan ekspektasinya. Sangat tidak menentu. Kita tidak menyalahkan pasar atas hal tersebut. Pasar tidak pernah salah. Kita, sebagai investor, yang harus mengerti siapa pasar, apa perilakunya, serta bagaimana penyebabnya. Vibiznews.com dapat menjadi pendukung bagi Anda untuk memahami pasar investasi lebih baik. Bagi Anda kami selalu hadir mendampingi. Saat ini, kami sampaikan terimakasih kepada para members yang telah bersama terus dengan kami, partner sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!


