IHSG Selasa Siang Menguat ke Level 7.123; Mencetak Rekor Baru, di Hari Kelimanya

540
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (5/4) terpantau menguat di area rekor +7,158 poin (0,10%) ke level 7.123,376 setelah dibuka naik ke level 7.124,986. IHSG mencetak rekor baru di hari kelimanya yang searah regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini bias menguat di antara kenaikan harga minyak bumi dan Wall Street yang ditutup menambah gain.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat tipis 0,01% atau 2 poin ke level Rp 14.352, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak terbatas setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya; sedikit tertahan dari bullish-nya di tengah koreksi euro oleh bertambahnya sanksi atas pemerintahan Russia serta sentimen percepatan kenaikan suku bunga the Fed. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.354.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat tipis 8,768 poin (0,12%) ke level 7.124,986. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,237 poin (0,22%) ke level 1.031,259. Siang ini IHSG menguat 7,158 poin (0,10%) ke level 7.123,376. Sementara LQ45 terlihat naik 0,02% atau 0,226 poin ke level 1.033,722.

Siang ini delapan dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor technology yang menanjak 1,77%, diikuti sektor energy yang naik 1,72%.
Tercatat sebanyak 271 saham naik, 233 saham turun dan 170 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 837.346 kali transaksi sebanyak 15,191 miliar lembar saham senilai Rp 7,117 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat variatif bias melemah, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,12%, dan Straits Times yang naik 0,34%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Indika Energy (INDY) 10,04%, Surya Esa (ESSA) 6,90%, Adaro Energy (ADRO) 6,38%, dan Elang Mahkota (EMTK) 4,33%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak mencetak rekor baru di hari kelimanya yang searah regional, sementara bursa kawasan Asia bias menguat setelah Wall Street ditutup kembali menambah gain. Berikutnya IHSG kemungkinan mencetak rekor penutupan barunya dengan diintip profit taking, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.141 dan 7.180. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.926, dan bila tembus ke level 6.894.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group