(Vibiznews-Forex) – Pergerakan aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa April 2023 bearish dari puncak tertinggi 5 pekan.
Secara teknikal AUDUSD bergerak fluktuatif setelah sempat dibuka lebih tinggi dan kemudian terkoreksi di tengah pelemahan dolar AS.
Aussie tertekan setelah Reserve Bank of Australia menghentikan kampanye kenaikan suku bunganya dengan alasan untuk menilai dampak kenaikan inflasi dan ekonomi di masa lalu.
Lihat: RBA Hentikan Pengetatan Kebijakan Moneternya, Suku Bunga April Tetap
Namun, dewan kebijakan berpendapat bahwa pengetatan lebih lanjut mungkin diperlukan untuk memastikan bahwa inflasi kembali ke level target.
Penguatan aussie sebelumnya di dapat dari rilis data manufaktur AS yang lebih lemah dari perkiraan menunjukkan tanda-tanda lebih lanjut dari perlambatan ekonomi AS.
Namun aussie juga dibebani oleh tekanan aset risiko pasca pengumuman OPEC yang dapat memicu tekanan inflasi yang dapat menyebabkan resesi.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa beranjak turun setelah melemah sebelumnya.
Kembali merosot di tengah data menurunnya aktivitas manufaktur AS dan kenaikan harga minyak dunia.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD berpotensi menguat dari skala H4, kini pair berada di 0.6757 yang sedang naik ke 0.6793.
Jika tembus dapat saja melompat ke resisten kuatnya di 0.6832.
Namun jika berbalik arah akan turun kembali ke 0.6737 dan jika tembus meluncur ke support kuatnya di 0.6692.




