(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY pada perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa 4 April 2023 berusaha rebound dekati kembali kisaran tertinggi 2 pekan lebih.
Secara teknikal pair bergerak bullish hingga masuki area resisten hariannya setelah awal sesi berada di kisaran support.
Yen Jepang yang sempat menguat di sesi Asia oleh pergerakan lemah dolar AS, mendaki kembali oleh kuatnya sentimen perdagangan aset risiko.
Kekuatan yen sebelumnya didapat dari sentimen negatif yang menekan dolar AS yaitu rilis data manufaktur AS yang lebih lemah dari perkiraan menunjukkan tanda-tanda lebih lanjut dari perlambatan ekonomi AS.
Secara fundamental posisi yen masih dibayangi kebijakan BOJ yang mempertahankan suku bunga yang sangat rendah.
Dari risalah pertemuan BOJ sebelumnya ditegaskan kembali perlunya mempertahankan sikap dovish, karena butuh waktu untuk mencapai target inflasi 2% secara berkelanjutan dan stabil.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa beranjak turun setelah melemah sebelumnya.
Kembali merosot di tengah data menurunnya aktivitas manufaktur AS dan kenaikan harga minyak dunia.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY berpotensi lemah dari skala H4, pair berada di posisi 132.89 yang sedang naik menuju 133.10.
Jika tembus akan meluncur ke resisten kuatnya di 133.37.
Namun jika terkoreksi kembali ke 132.16 akan meluncur ke support kuatnya di posisi 131.82.




