(Vibiznews – IDX Stocks) – Laba bersih PT. Kalbe Farma Tbk (KLBF) tumbuh 0,1% YoY menjadi Rp897 miliar pada 4Q22.
Penjualan tumbuh 8,2% menjadi 7,75 triliun rupiah, didorong pertumbuhan seluruh segmen usaha. Namun, beban pokok penjualan naik lebih tinggi yaitu 15% sehingga GPM turun menjadi 38,3% (4Q21: 41,9%).
Dibandingkan dengan 3Q22 (QoQ), laba bersih Kalbe tumbuh 5,7%, seiring dengan pertumbuhan penjualan sebesar 6,1%.
Secara kumulatif selama 2022, laba bersih Kalbe tumbuh 6,2% YoY menjadi Rp3,4 triliun, mencapai 97,9% dari estimasi konsensus analis.
Penjualan tumbuh 10,2% YoY menjadi Rp28,9 triliun, mencapai 99,5% dari estimasi.
Seluruh segmen usaha mencatatkan pertumbuhan: obat resep 7,5%, produk kesehatan 14,6%, nutrisi 9,3%, serta distribusi dan logistik 10,8%.
Namun, beban pokok penjualan naik 15% lebih tinggi, dengan beban bahan baku dan kemasan yang naik 19%. Akibatnya, GPM turun menjadi 40,5% (2021: 43%).
Di sisi lain, beban penjualan naik 3,6%, beban umum dan administrasi 0,7%, dan beban litbang 0,4, naik lebih moderat.
Selasti Panjaitan/Vibiznews/Head of Wealth Planning



