(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada awal jam perdagangan sesi AS, hari Selasa, melanjutkan kenaikannya dan diperdagangkan di sekitar $73.30 per barel.
Kenaikan harga minyak mentah WTI disebabkan keluarnya laporan dari International Energy Agency (IEA) yang melaporkan bahwa ada penurunan supplies minyak mentah hampir 2 juta barel per hari pada paruh ke dua dari tahun ini.
Sebelum keluar laporan dari IEA, harga minyak mentah WTI tertekan turun ke bawah $72.00 di tengah menguatnya dollar AS dan ekspektasi bahwa ketegangan geopolitik dengan Cina dan Rusia, ditambah lagi dengan ekspektasi bank sentral yang hawkish kemungkinan bisa membebani ekonomi transisi dan supply.
S&P 500 futures tetap dibeli dengan hati-hati, naik untuk hari kedua berturut – turut. Saham berjangka AS muncul bagus, yields treasury obligasi AS terhenti dari tren naik.
Support & Resistance
Support” terdekat menunggu di $73.38 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $72.94 dan kemudian $72.00 . “Resistance” yang terdekat menunggu di $73.55 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $73.90 dan kemudian $74.23.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.


