(Vibiznews – IDX Stocks) – Anak usaha Astra International (ASII), yaitu PT United Tractors Tbk dikenal dengan kode saham UNTR, memastikan diri untuk meninggalkan bisnis batu bara ketika izin konsesi tambang kedaluwarsa, dengan target mengurangi pendapatan dari bisnis batu bara menjadi 50% pada 2030 dan 0% pada 2050.
Direktur UNTR, Hadiantoro, menyampaikan kepada masyarakat bahwa langkah tersebut tidak akan dilakukan secara tiba-tiba karena saat ini batu bara masih dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pasar dan cash flow perseroan.
Nantinya, UNTR akan masuk ke bisnis tambang logam seperti emas, nikel, bauksit, dan aluminium.
Sementara itu PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk berencana akan menerbitkan obligasi senilai Rp1,7 triliun dan sukuk mudharabah senilai Rp300 miliar.
Obligasi dan sukuk mudharabah tersebut akan diterbitkan dalam 3 seri dengan tenor 370 hari, 3 tahun, dan 5 tahun, dengan bunga atau indikasi bagi hasil masing-masing sebesar 5,5%, 6%, dan 6,25% per tahun.
Dana yang diperoleh akan digunakan untuk pembiayaan konsumen sehubungan dengan kegiatan usaha perseroan.
Kemudian emiten Jamu dan Farmasi PT Sido Muncul Tbk (SIDO) menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 10–15% pada tahun ini.
SIDO sendiri menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp197 miliar pada 2023, di mana Rp70,92 miliar (36%) di antaranya telah terserap selama 5M23.
Selasti Panjaitan/Vibiznews/Head of Wealth Planning



