(Vibiznews-Commodity) Harga Kakao Senin berakhir turun. Kakao NY jatuh kembali dari level tertinggi berjangka terdekat 12 tahun dan ditutup sedikit lebih rendah karena dolar yang lebih kuat memicu likuidasi jangka panjang di kontrak berjangka kakao.
Harga Kakao bulan Desember turun -0,97% pada 3.467
Prospek pasokan kakao yang lebih ketat di masa depan telah mendorong pembelian dana kakao dan mendukung reli harga Senin ke level tertinggi berjangka terdekat dalam 12 tahun. Pasokan kakao semakin ketat karena penjualan kakao forward Pantai Gading 2023/24 dari 1 Oktober hingga 7 Juli turun -1,3 MMT (-13,3%) y/y, dan regulator kakao Pantai Gading, Le Conseil Cafe Cacao, mengatakan pada 18 Juli bahwa Pantai Gading tidak melanjutkan penjualan kakao untuk ekspor pada musim 2023/24.
Harga kakao naik selama dua bulan terakhir karena hujan lebat baru-baru ini di Afrika Barat yang mempercepat penyebaran penyakit busuk buah, yang menyebabkan buah kakao menjadi hitam dan busuk. Penyebaran penyakit dari cuaca basah yang ekstrem dapat mengakibatkan penurunan kualitas dan produksi tanaman kakao dan mendorong pasar kakao global mengalami defisit tahun ketiga untuk musim 2023/24.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kakao akan dapat bergerakn naik dengan masih menguatnya prospek pengetatan pasokan. Harga kakao diperkirakan bergerak dalam kisara Resistance 3,509-3,550. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 3,471-3,424.



