IHSG Selasa Pagi Menguat ke Sekitar 6.929; Searah Bursa Asia dan Wall Street

364
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (10/10) terpantau menguat 37,105 poin (0,54%) ke level 6.928,560 setelah dibuka naik ke level 6.924,609.

IHSG menguat di hari ketiganya melanjutkan rebound secara bertahap nda searah regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya menguat mengikuti pergerakan Wall Street yang ditutup semalam searah menguat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,10% atau 15 poin ke level Rp 15.684, dengan dollar AS di pasar uang Asia flat setelah terkoreksi 4 hari di sesi global sebelumnya; cenderung melunak perlahan setelah komentar dovish beberapa pejabat the Fed yang mengurangi prospek kenaikan bunga the Fed tahun ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.699, serta terpantau berupaya bangkit dari level 10 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 33,154 poin (0,48%) ke level 6.924,609. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,778 poin (0,40%) ke level 948,354. Pagi ini IHSG menguat 37,105 poin (0,54%) ke level 6.928,560. Sementara LQ45 terlihat naik 0,52% atau 4,882 poin ke level 949,458.

Tercatat saat ini sebanyak 266 saham naik, 211 saham turun dan 206 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semlam ditutup serempak dalam gain membalas tekanan aksi jual pada seminggu sebelumnya. Sedangkan, bursa regional pagi ini melemah, di antaranya Nikkei yang menanjak 2,31%, dan Indeks Hangseng yang naik 1,32%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka meneruskan rebound sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini menanjak mengikuti pergerakan Wall Street yang ditutup searah menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan melanjutkan rebound-nya di zona hijau, masih dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.993 dan 7.046. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.841, dan bila tembus ke level 6.825.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group