Rekomendasi Minyak 31 Oktober 2023: Turun Tertekan Pasar yang Berhati-hati

461
harga minyak

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada jam perdagangan sesi AS hari Senin malam mengalami aksi jual, diperdagangkan turun ke sekitar $82.25 per barel.

Investor menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang akan datang dan data manufaktur Cina dengan berhati-hati sehingga membuat harga minyak mentah turun. Sikap yang berhati-hati dari para investor ini mengatasi dorongan naik sebelumnya yang diakibatkan naiknya ketegangan di Timur Tengah.

Harga minyak mentah mengalami kenaikan pada hari Jumat minggu lalu dengan Israel memperluas operasi daratnya di Jalur Gaza. Hal ini meningkatkan keprihatinan mengenai potensi meluasnya konflik di daerah yang menangani sepertiga dari produksi minyak mentah global.

Rilis data Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur dan jasa Cina bulan Oktober dinantikan oleh investor. Investor sedang mencari signal yang menunjukkan stabilisasi di negara pengimpor minyak mentah terdepan di dunia.

Partisipan pasar terutama tertarik dalam mengukur apakah langkah – langkah dukungan terhadap ekonomi yang diimplimentasikan oleh Beijing telah memberikan sumbangan terhadap membaiknya permintaan minyak mentah.

Sementara itu melemahnya dolar AS yang direfleksikan dengan turunnya indeks dolar AS sebesar 0.33% ke 106.032, membatasi penurunan harga minyak mentah.

Pergerakan yang positip di dalam sentimen terhadap resiko membuat dolar AS kesulitan mendapatkan permintaannya sehingga membantu membatasi penurunan harga minyak mentah.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $82.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $81.70 dan kemudian $80.56. “Resistance” yang terdekat menunggu di $85.90 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $87.13 dan kemudian $88.70.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.