IHSG Selasa Pagi Menguat ke Sekitar 6.881; Uptrend ke 3,5 Minggu Tertingginya

436
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (14/11) terpantau menguat 42,558 poin (0,62%) ke level 6.880,870 setelah dibuka naik ke level 6.865,894.

IHSG bergerak menguat di hari keduanya ke 3,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat sementara pasar mencermati pertemuan antara Joe Biden dan Xi Jinping, serta Wall Street yang berakhir menguat terbatas menjelang data inflasi AS.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,08% atau 12 poin ke level Rp 15.698, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai melandai setelah turun 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi terbatas setelah sempat mencapai setahun tertingginya vs yen, serta investor estimasikan inflasi CPI Amerika akan melunak dalam rilis malam ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.710, serta terpantau di sekitar level seminggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 27,582 poin (0,40%) ke level 6.865,894. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,317 poin (0,37%) ke level 905,830. Pagi ini IHSG menguat 42,558 poin (0,62%) ke level 6.880,870. Sementara LQ45 terlihat naik 0,62% atau 5,603 poin ke level 908,116.

Tercatat saat ini sebanyak 265 saham naik, 192 saham turun dan 202 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street pada penutupan semalam berakhir menguat terbatas, hampir flat, dengan perhatian kepada rilis inflasi CPI Amerika pada malam ini. Sedangkan, bursa regional pagi ini bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,53%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,16%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam uptrend menyentuh 3,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini bias menguat mencermati pertemuan antara Joe Biden dan Xi Jinping.

Berikutnya IHSG kemungkinan tetap positif walau agak ditahan profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.925 dan 6.961. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.760, dan bila tembus ke level 6.640.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group