(Vibiznews – Economy) – Perekonomian Jerman alami kontraksi seperti yang diperkirakan sebelumnya pada kuartal kedua tahun ini menurut laporan Destatis hari Selasa (27/8).
PDB Jerman dilaporkan menyusut sebesar 0,1% pada periode Q2-2024 setelah kuartal sebelumnya dilaporkan bertumbuh 0,2%.
Secara tahunan, ekonomi Jerman tidak menunjukkan pertumbuhan alias stagnan pada kuartal kedua dibandingkan dengan kontraksi 0,1% pada kuartal pertama. Dan jika dibandingkan dengan tahun 2023, periode yang sama menunjukkan PDB stagnan.

Kontraksinya ekonomi Jerman disebabkan lemahnya konsumsi rumah tangga dan investasi, konsumsi rumah tangga menyusut 0,2%, berayun dari kenaikan 0,3% pada Q1.
Selain itu, tidak ada kontribusi positif dari perdagangan luar negeri pada kuartal kedua dikarenakan ekspor turun 0,2%, sementara impor tetap datar.
Sementara itu, belanja pemerintah tumbuh sebesar 1,0%, pembalikan dari penurunan 0,1% pada Q1.
Harapan pemulihan yang didorong oleh konsumen pada paruh kedua tahun ini mendapat pukulan lagi dengan laporan menurunnya kepercayaan konsumen.
Data survei bulanan dari kelompok riset pasar Gfk hari ini menunjukkan bahwa indeks kepercayaan konsumen turun menjadi -22,0 dari yang direvisi -18,6 pada bulan Agustus.
Dari laporan tersebut pendapatan dan ekspektasi ekonomi konsumen mengalami penurunan yang nyata pada bulan Agustus. Sehingga kecenderungan untuk membeli juga agak memburuk.



