(Vibiznews-Forex) – Pair GBPUSD turun ke kisaran terendah dalam 2 pekan lebih pada perdagangan forex sesi Eropa hari Senin 9 September 2024 karena ekspektasi terhadap keputusan Fed untuk pangkas suku bunga telah berkurang.
Secara teknikal pair GBPUSD bergerak naik turun dibawah garis pivot dan sempat menyentuh support kuat harian sebelum kemudian naik kembali menuju pembukaan.
Dolar AS menguat karena taruhan pasar bahwa Federal Reserve (Fed) akan memulai proses pelonggaran kebijakannya secara agresif telah berkurang setelah data NFP AS hari Jumat.
Sebagai penggerak dari internal ekonomi Inggris, pekan ini menanti data ketenagakerjaan untuk Q2-2024 pada hari Selasa. Data pasar tenaga kerja Inggris dapat memengaruhi spekulasi pasar terhadap jalur suku bunga Bank of England (BoE) untuk sisa tahun ini.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD berpotensi lemah terus dari skala H4.
Kini pair berada di posisi 1.3088 yang berusaha naik ke 1.3142 dan jika tembus lanjut ke resisten kuatnya di 1.3200.
Namun jika terkoreksi, akan turun kembali ke posisi 1.3072 dan jika tembus meluncur ke posisi support lemah di 1.3038.



