Prediksi Data Tenaga Kerja Lemah; Memperkuat Penurunan Suku Bunga The Fed?

1250
klaim pengangguran
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy & Business) The Fed mengambil keputusan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan pada akhir Januari 2025 dengan pertimbangan kondisi ekonomi AS yang membaik dan data tenaga kerja AS yang stabli, serta inflasi AS yang masih terus dicermati.

Pada awal pekan bulan Februari 2025 akan dirilis beberapa data tenaga kerja AS, yang akan menjadi pertimbangan keputusan kebijakan suku bunga selanjutnya.

Pertemuan keijakan The Fed berikutnya akan diputuskan pada tanggal 19 Maret 2025, berarti masih akan ada lagi rilis data tenaga kerja AS pada awal bulan Maret 2025.

Penting bagi The Fed untuk dapat mencermati, apakah data tenaga kerja AS masih tetap solid, atau melemah.

Indikasi Penurunan Lowongan Pekerjaan AS

Data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) bulan Desember 2024 akan dirilis pada pekan ini.  Data ini akan melaporkan jumlah lowongan kerja dan pemutusan hubungan kerja, termasuk jumlah pekerja yang secara sukarela berhenti dari pekerjaan.

Pada bulan November lowongan Pekerjaan di AS meningkat menjadi 8098 Ribu pada bulan November dari 7839 Ribu pada bulan Oktober 2024.

Diindikasikan pada bulan Desember terjadi penurunan menjadi 7888 Ribu lowongan pekerjaan.

Indikasi Peningkatan Klaim Pengangguran AS

Pada pekan ini juga akan dirilis data klaim pengangguran AS, jumlah orang di AS yang mengajukan tunjangan pekerjaan untuk pertama kalinya, yang terjadi pada minggu lalu.

Pada pekan lalu, pada periode yang berakhir 25 Januari , klaim pengangguran awal di AS turun 16.000 dari minggu sebelumnya menjadi 207.000, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 220.000 untuk menandai penurunan tajam dari level tertinggi hampir dua bulan minggu lalu.

Pada pekan ini diindikasikan terjadi peningkatan jumlah klaim pengangguran minggu lalu menjadi 214.000

 

Indikasi Penurunan Non Farm Payrolls dan Tingkat Upah, serta stabilnya Tingkat Pengangguran

Ada 3 data penting tenaga kerja yang bersamaan dirilis pada akhir pekan ini yaitu data Non Farm Payrolls, Tingkat Pengangguran dan Tingkat Upah AS bulan Januari.

Pada bulan Desember 2024 terjadi penambahan 256 ribu lapangan kerja non pertanian (Non Farm Payrolls), yang terbanyak dalam sembilan bulan, menyusul 212 ribu yang direvisi turun pada November, dan mengalahkan prakiraan pasar sebesar 160 ribu.

Pada bulan Januari diindikasikan terjadi pelemahan data Non Farm Payrolls AS menjadi 170 ribu.

Sedangkan Tingkat Pengangguran di AS menurun menjadi 4,10 persen pada bulan Desember dari 4,20 persen pada bulan November tahun 2024.

Pada bulan Januari 2025 diindikasikan data Tingkat Pengangguran AS stabil pada 4,10 persen.

Untuk Tingkat Upah atau pendapatan per jam rata-rata untuk semua karyawan di sektor swasta non pertanian AS meningkat sebesar 3,9% selama setahun pada bulan Desember 2024, menyusul kenaikan sebesar 4% pada bulan sebelumnya dan sedikit di bawah estimasi pasar sebesar 4%.

Untuk bulan Januari 2025 diindikasikan terjadi penurunan Tingkat upah secara tahunan menjadi 3,8%.

Pertimbangan The Fed

Jika data tenaga kerja AS terealisir melemah, maka akan menjadi pertimbangan The Fed untuk memangkas suku bunga.

Dengan pemangkasan suku bunga diharapkan dapat mengatasi data tenaga kerja yang lemah karena dapat membantu menciptakan pasar kerja yang lebih stabil.

Dengan pemangkasan suku bunga diperkirakan dapat mengurangi risiko PHK, juga meningkatkan keamanan kerja, dan membantu perusahaan mempertahankan karyawan dan menciptakan posisi baru.

The Fed masih akan mencermati data tenaga kerja pada awal bulan Maret 2025, yang jika terjadi lagi pelemahan data tenaga kerja AS, akan menjadi pertimbangan penting The Fed dapat memangkas suku bunga.

Namun The Fed masih juga akan mencermati 2 data penting yaitu data inflasi dan data ekonomi AS sendiri, sebelum melakukan pemangkasan suku bunga.