Harga Karet Jepang Turun Ke Harga Terendah 3 Minggu

625
karet

(Vibiznews –  Commodity) – Harga karet turun ke harga terendah sejak 11 Maret pada hari Kamis setelah Presiden AS mengumumkan tarif reciprocal mempengaruhi permintaan global dan akan meningkatkan perang dagang 

Harga karet di the Osaka Exchange (OSE) September turun 3.92 % menjadi 331.3 yen ($2,26) per kg, sempat turun ke terendah 3 minggu di 331.1 yen. 

Harga karet Mei di The Shanghai Futures Exchange (SHFE) turun 3.18% menjadi 16,295 yuan ($2,232.99) per MT. Harga sempat  turun ke terendah 7 bulan pada 16.310 yuan terendah sejak 6 September 2024. 

Harga karet Butadiene May di SHFE turun 4.04% menjadi 13,170 yuan ($1,804.75) per ton.  

Pengumuman tariff menyebabkan harga karet berjangka turun , karena pasar memperhitungkan akan adanya penurunan permintaan,  

Presiden AS menerapkan tariff 10% ke semua barang yang diimpor ke AS, sehingga memperburuk perang dagang  dan meningkatkan inflasi menghambat pertumbuhan ekonomi global. 

Tarif impor untuk otomotif sebesar 25% berlaku mulai 3 April  mencakup semua kendaraan dan suku cadangnya  yang bernilai  ratusan milyar dolar tiap tahunnya. Penjualan kendaraan mempengaruhi produksi pabrik kendaraan juga mempengaruhi penggunaan karet untuk ban. 

Pengaruh dari tarif pasar modal di Beijing dan Tokyo melemah ke terendah bulanan  dan Cina akan melakukan pembalasan. 

Analisa Tehnikal untuk karet  

Suppport pertama di 349 yen  kemudian ke 346 yen  

Resistant pertama di 353 yen kemudian ke 356 yen 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting