Rekomendasi Forex EUR/USD 4 Juni 2026 : Perhatikan Pergerakan Dolar AS; Dibayangi Sentimen Bearish

535
eurusd
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada hari Selasa tertekan pelemahan data inflasi Zona Euro bulan Mei yang memperkuat ekspektasi untuk penurunan suku bunga ECB.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,63% pada 1.1370.

Inflasi Zona Euro bulan Mei turun ke +1,9% thn/thn dari +2,2% thn/thn di bulan April, lebih baik dari ekspektasi +2,0% thn/thn dan laju peningkatan paling lambat dalam 8 bulan. Inflasi inti bulan Mei turun ke +2,3% thn/thn dari +2,7% thn/thn di bulan April, lebih baik dari ekspektasi +2,4% thn/thn dan laju peningkatan paling lambat dalam 3-1/3 tahun.

Kenaikan dolar AS pada hari Selasa dari level terendah dalam 6 minggu ke level yang lebih tinggi pada hari itu juga membebani Euro.

Selain itu, ekspektasi bahwa ECB akan memangkas suku bunga sebesar -25 bp pada pertemuan kebijakan hari Kamis berdampak negatif bagi euro.

Tingkat pengangguran Zona Euro bulan April turun -0,1 dan menyamai rekor terendah 6,2%, sesuai dengan ekspektasi.

Swap memperkirakan peluang sebesar 96% untuk pemotongan suku bunga -25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan hari Kamis.

Sore nanti akan dirilis data HCOB Composite PMI Final Mei dan HCOB Services PMI Final Mei Zona Euro yang diindikasikan turun.

Malam nanti juga akan dirilis data ADP Employment Change AS Mei dan ISM Services PMI AS Mei yang keduanya diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS. Jika sore nanti data ekonomi Zona Euro terealisir turun akan menekan Euro. Juga jika malam nanti data tenaga kerja dan ekonomi AS terealisir naik dan menguatkan dolar AS, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1338-1.1307. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1428-1.1487.