Rekomendasi Harga Minyak 3 Maret 2026 : Dapat Naik Terpicu Gangguan Pasokan Akibat Perang Timur Tengah; Waspadai Profit Taking

413

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berakhir melonjak pada hari Senin terpicu perang yang berlangsung di Timur Tengah.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS ditutup melonjak 6,28% pada $71,23 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent ditutup melonjak 8,11% pada $78,36 per barel.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa operasi tempur dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga semua tujuan tercapai.

Lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz, yang membentang di sepanjang pantai Iran dan menangani seperlima minyak dunia, sebagian besar terhenti setelah Iran menyerang tiga kapal tanker minyak.

Harga minyak mentah juga naik pada hari Senin setelah Iran melancarkan serangan drone terhadap beberapa negara Teluk sebagai balasan atas serangan AS-Israel, memaksa Arab Saudi untuk menutup kilang Ras Taura, kilang terbesar di negara itu, yang memproses 550.000 barel minyak mentah per hari.

Sebagai faktor bearish untuk minyak mentah, OPEC+ pada hari Minggu mengatakan akan meningkatkan produksi minyak mentahnya sebesar 206.000 barel per hari pada bulan April, di atas perkiraan 137.000 barel per hari.

OPEC+ berupaya memulihkan seluruh pengurangan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari yang dilakukan pada awal tahun 2024, tetapi masih perlu memulihkan hampir 1,0 juta barel per hari lagi.

Produksi minyak mentah OPEC pada Januari turun sebesar -230.000 barel per hari menjadi level terendah dalam 5 bulan sebesar 28,83 juta barel per hari.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak dapat bergerak naik terpicu perang AS-Israel terhadap Iran, dan kekhawatiran gangguan di Selat Hormuz yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan dan distribusi minyak mentah dunia. Namun perlu dicermati upaya profit taking setelah harga minyak melonjak tinggi. Harga minyak mentah berjangka WTI diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $74,64-$78,05. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $68,51-$65,79.