Rekomendasi Forex Dolar AS 9 September 2025 : Dibayangi Sentimen Bearish Peningkatan Prospek Pemangkasan Suku Bunga Fed

444

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS pada hari Senin turun mencapai titik terendah baru dalam 1,5 bulan dan berakhir melemah, tertekan oleh laporan tenaga kerja AS yang lemah Jumat lalu dan meningkatnya ekspektasi pelonggaran moneter The Fed hingga akhir tahun.

Indeks dolar AS ditutup turun 0,30% pada 97,44.

Dolar AS juga melemah akibat kekhawatiran atas independensi The Fed, yang dapat mendorong investor asing untuk melepas aset dolar seiring upaya Presiden Trump untuk memecat Gubernur The Fed Cook, dan oleh niat Stephen Miran untuk menjadi Gubernur The Fed sambil secara teknis masih menjabat di Dewan Penasihat Ekonomi.

Pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 50 bp sebesar 15% pada pertemuan FOMC mendatang pada 16-17 September, dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya yang memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 50 bp sebesar 0%.

Sedangkan pemangkasan suku bunga -25 bp pasar memperkirakan sepenuhnya terjadi pada rapat FOMC 16-17 September, dan pasar kini memperhitungkan peluang pemangkasan suku bunga kedua -25 bp sebesar 81% pada rapat 28-29 Oktober, naik dari peluang 54% pada Kamis malam.

Pasar juga memperkirakan pemangkasan suku bunga dana federal secara keseluruhan sebesar -75 bp pada akhir tahun menjadi 3,62% dari suku bunga saat ini 4,38%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat tertekan peningkatan prospek pemangkasan suku bunga Fed. Namun perlu dicermati aksi bargain hunting setelah indeks dolar AS melemah. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 97,25-97,07. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 97,78-98,13.