IHSG Kamis Ditutup Terkoreksi 0,9% ke Level 8.620; dari Rekor Intraday ke Seminggu Terendahnya

253
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (11/12), terpantau melemah 80,443 poin (0,92%) ke level 8.620,481 setelah dibuka naik ke level 8.747,863.

IHSG bergerak fluktuatif dari rekor intraday ke seminggu terendahnya, sedangkan bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah setelah the Fed memangkas suku bunganya 25 bps, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir serempak dalam gain.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.670, dengan dollar AS di pasar uang Eropa berupaya bangkit setelah tergelincir di sesi global sebelumnya, rebound teknikal dari 6 minggu terendahnya setelah pemangkasan suku bunga the Fed dan indikasi dua kali penurunan lagi tahun depan.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.680, serta terpantau bangkit terbatas dari area 2 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 46,939 poin (0,54%) ke level 8.747,863. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,590 poin (0,30%) ke level 859,550. Siang ini IHSG melemah 23,211 poin (0,27%) ke level 8.667,713. Sementara LQ45 terlihat turun 0,48% atau 4,100 poin ke level 856,860.

IHSG kemudian tambah menurun dan ditutup melemah 80,443 poin (0,92%) ke level 8.620,481. Sementara LQ45 terlihat turun 1,15% atau 9,870 poin ke level 847,090. Tercatat saat ini sebanyak 201 saham naik, 500 saham turun dan 98 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang melemah 0,90%, dan Hang Seng yang turun 0,04%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa terkoreksi dari rekor intraday-nya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah setelah the Fed memangkas suku bunganya.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih diincar profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.775 dan 8.800. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,564 dan bila tembus ke level 8,361.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group