Harga Nikel Naik ke Harga Tertinggi 14 Bulan

264
nikel

(Vibiznews – Commodity) – Harga Nikel naik ke harga tertinggi 14 bulan pada hari Jumat setelah Vale Indonesia menghentikan operasi tambangnya,

Sementara harga aluminium di awal tahun naik ke atas $3,000 untuk pertama kalinya sejak 2022.

Harga nikel 3 bulan di the London Metal Exchange naik 1.8% menjadi $16,950 harga tertinggi sejak Oktober 2024. Harga Nikel naik 0.9% menjadi $16,785

PT Vale Indonesia Tbk tidak dapat melakukan melakukan operasi penambangan karena penundaan persetujuan rencana persetujuan rencana produksi tahunnya, demikian pernyataan perusahaan dalam pengajuan ke bursa saham.

Penundaan ini akan menghentikan operasi secara keseluruhan Dan perkiraan persetujuan tidak akan selesai dalam waktu dekat.

Setelah berbulan oversupply harga Nikel naik 12.3% di Desember karena Indonesia mengajukan untuk mengurangi produksi pada kwartal ke 3 di 2026.

Menteri Pertambangan Indonesia mengatakan pada minggu ini pemerintah akan mengurangi kuota produksi tambangnya untuk menaikan harga.

Harga aluminium naik 0. 8% menjadi $3,018 per ton melewati $3,000 untuk pertama kalinya setelah 3 ½ tahun akibat penutupan the Mozal smelter di Mozambique.

Persediaan Aluminium di LME sebesar 509,250 ton terendah sejak 29 Oktober.

Harga tembaga menjadi logam yang kenaikkannya tertinggi sebesar 42%

Harga tembaga naik 0.6% menjadi $12,492.50 per ton setelah naik ke rekor tertinggi di 12,960 pada 29 Desember .

Ribuan penambang mogok pada hari Jumat di tambang tembaga Dan emas Capstone Copper ‘s Mantoverde di utara Chili setelah pembicaraan antara asosiasi buruh Dan perusahaan mengenai kontrak buruh Baru dihentikan.

Harga Logam lain di LME

Harga zinc naik 0.6% menjadi $3,135.50 per ton

Harga timbal turun 0.4% menjadi $2,003.50

Harga timah turun 0.4% menjadi $40,180

Analisa tehnikal untuk Nikel

Support pertama $16,780 kemudian ke $ 16,754

Resistant pertama di $16,806 berikut ke $16,832

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting