Harga Tembaga Ke Rekor Tertinggi Baru karena Kekhawatiran Kekurangan Pasokan

198
tembaga, harga

(Vibiznews – Commodity) – Harga tembaga naik ke rekor tertinggi baru pada hari Selasa karena kekhawatiran pasokan berkurang sehingga harga naik di awal tahun. Sementara Nikel naik ke harga tertinggi 14 bulan mendekati harga $18,000 karena  tambang nikel di Indonesia berhenti berproduksi. 

Harga tembaga kontrak 3 bulan di the London Metal Exchange naik 3.1% menjadi $13,487.50 per MT naik 0.9% menjadi $13,101 per ton.  

Harga tembaga sudah naik 5.6% pada tahun 2026 melewati  harga $13,000 untuk pertama kalinya pada hari Senin, dan naik 42% tahun lalu. 

Harga tembaga naik diatas $13,000 pada hari Senin karena dorongan kekurangan pasokan dan meningkatnya permintaan dari pabrik kendaraan listrik dan sistem data center 

Kenaikan harga tembaga didukung oleh ratusan penambang melakukan pemogokan di tambang tembaga dan emas  Capstone Coppers Mantoverde di utara Chili. Setelah negosiasi antara serikat buruh dan perusahaan mengenaik kontrak kerja baru gagal. 

Kekhawatiran akan persediaan berlanjut setelah pemogokan sampai 2026  setelah gangguan pada tambang, dislokasi regonial akibat tarif AS membuat harga tembaga naik pada tahun lalu. 

 Sementara produsen tembaga di Cina melaporkan penundaan pembukaan tambang Ecuador fase ke dua. 

Persediaan tembaga di gudang LME turun ke 142,550 ton persediaan terendah sejak 17 Nopember sementara persediaan di Comex Exchange terus meningkat karena kemungkinan dikenakannya tarif impor AS, sehingga persediaan tembaga sedikit di luar AS. 

Harga nikel naik 5.8% menjadi $17,980 per ton harga tertinggi sejak 8 Oktober 2024 setelah tambang di Indonesia direncanakan mengurangi produksinya. Indonesia mengijinkan tambang untuk melihat persetujuan quota 2026 sampai akhir Maret sementara kuota baru sedang di review. 

“Pengendalian produksi yang semakin ketat oleh Indonesia, melalui persetujuan yang lebih lambat dan rencana pengurangan kuota pada tahun 2026, terbukti sangat efektif dalam menaikkan harga dalam jangka pendek,” kata Manthey. 

  “Namun, dengan surplus yang cukup besar yang masih diperkirakan terjadi pada tahun 2026, kenaikan harga ini kemungkinan tidak akan bertahan lama kecuali pembatasan pasokan diperdalam atau permintaan meningkat secara signifikan.” 

Harga logam lain di LME 

Harga aluminium naik 0.7% menjadi $3,107.50  per ton setelah menyentuh harga tertinggi sejak April 2022 

Harga zinc naik 1.3% menjadi $3,237 setelah naik keharga tertinggi sejak Oktober 2024/ 

Harga timbal naik 1.4% menjadi $2,051.50 

Harga timah naik 3.9% menjadi $44,015  setelah naik 7.4% ke harga tertinggi sejak Maret 2022. 

Analisa teknikal untuk tembaga di LME 

Support pertama di $13,191 kemudian  turun ke $13,114 

Resistance pertama di $13,267 dan berikut ke $13,344 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting