(Vibiznews – Commodity) – Harga Jagung turun setelah Laporan Produksi Jagung USDA meningkat pada hari Senin
Harga jagung Maret di CBOT turun 24.25 sen menjadi $4.2150
Laporan penjualan eksportir swasta dari USDA pada Senin pagi penjualan ke South Korea 204,000 MT dan adanya 310,000 MT jagung ke negara tidak diketahui.
Laporan Produksi Jagung dari USDA pada Senin pagi
- Hasil jagung 186.5 bpa naik 0.5 bpa dari bulan Nopember.
- Area tanam naik 1.3 juta yang sedang panen 91.3 juta are
- Sehingga produksi jagung menjadi 17.021 bbu naik 269 mbu di Nopember.
Laporan Kuatal Pertama Persediaan Biji-bijian pada 1 Desember persediaan jagung 13.282 bbu. Survey analis rata-rata 12.962 bbu dan 1.207 bbu naik dari tahun lalu.
Laporan WASDE World Agriculture Supply & Demand Estimate
- Persediaan jagung AS naik 198 mbu dari perkiraan 2.227 bbu.
- Hasil ini dari persediaan 2024/25 naik 19 mbu dan untuk makanan ternak 100 mbu,
- Persediaan akhir dunia diperkirakan naik 11.76 MMT menjadi 290.91 MMT, dengan kenaikan persediaan AS dan 6.24 MMT kenaikan dari produksi Cina 6.24 MMT
Laporan Pengiriman Ekspor Mingguan Hari Senin
- Jagung yang dikirim 1.49 MMT (58.66 mbu) pada seminggu sampai 8 Januari. Naik 12.75 diatas minggu sebelumnya dan lebih besar 3.4% dari tahun lalu pada minggu yang sama.
- Negara tujuan terbesar Mexico 702,811 MT kemudian Jepang 258,110 MT dan Taiwan 161,058 MT.
- Total pengiriman jagung tahun marketing ini sebesar 28.43 MMT (1.119 bbu) naik 60.54% dari tahun lalu.
Perkiraan tanaman jagung periode pertama Brazil sudah selesai di panen 0.5% sampai hari Kamis menurut AgRural dan tanaman periode ke dua sudah ditanam 0.2%.
Analisa tehnikal untuk jagung
Support pertama di $4.35 kemudian ke $4.30
Resistance pertama di $4.53 berikut ke $4.60



