(Vibiznews – Commodity) – Harga tembaga di Shanghai turun untuk tiga sesi berturut –turut pada hari Senin aksi ambil untung karena permintaan Cina melemah.
Harga tembaga kontrak teraktif di the Shanghai Futures Exchange turun 0.37% menjadi 101,490 yuan ($14,574.15 ) per MT .
Harga tembaga tiga bulan di the London Metal Exchange naik 1.16% menjadi $12,951 per ton, setelah dua sesi berturut-turut turun.
Aksi ambil untung di pasar Shanghai berlanjut, pedagang mengatakannya dengan melemahnya permintaan maka harga tembaga turun.
Premium tembaga the Yangshan merupakan indikator impor dari Tembaga turun $32 per ton hari Jumat menandakan melemahnya permintaan di tengah rally tembaga yang mencetak rekor .
Pengiriman pasokan tembaga dari gudang SHFE naik 18.3% menjadi 213,515 ton pada hari Jumat, dan naik 138.86% dari 89,389 ton pada 8 Desember, mulai naik sesuai laporan persediaan mingguan dari SHFE.
Walaupun harga tembaga masih naik karena gangguan dari tambang dan kekhawatiran pasokan tembaga olahan akan ketat di pasar regional di luar AS karena kebijakan tarif.
Persediaan di gudang Comex AS juga naik mencapai 542,914 st (492,523.3 MT) pada hari Jumat mendekati setengah juta MT.
Pertumbuhan ekonomi Cina melemah ke terendah tiga tahun pada Q4 meningkat 4.5% dari tahun lalu, data resmi pada hari Senin.
Untuk tahun 2025, ekonomi meluas 5%, mencapai target pertumbuhan ekonomi Cina sekitar 5% karena tekanan penjualan dan permintaan domestik melemah.
Harga logam lain di SHFE
Harga aluminium turun 0.37%
Harga zinc turun 1.83%
Harga timbal turun 2.27%
Harga nikel turun 1.17%
Harga timah turun 5.22%
Harga Logam lain di LME
Harga aluminium dan zinc naik 0.73%
Harga timbal naik 0.32%
Harga nikel naik 2.54%
Harga timah naik 2.80%
Analisa teknikal untuk tembaga di LME
Support pertama di $12,609 kemudian turun ke $12,124
Resistance pertama di $13,095 dan berikut ke $13,580
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



