Lonjakan Harga Minyak Mentah WTI di $61 Berlanjut

80

(Vibiznews – Commodity) – Lonjakan harga minyak mentah akhir pekan  berlanjut pada perdagangan komoditas sesi Eropa hari Senin (26/1/2026) setelah sempat terkoreksi di awal sesi.

Kenaikan harga minyak acuan dunia seperti jenis WTI dan juga Brent karena pertimbangan berbagai faktor geopolitik, perdagangan, dan pasokan.

Ketegangan di Timur Tengah tetap menjadi fokus utama setelah pengerahan kelompok serang kapal induk AS, yang menimbulkan kekhawatiran atas potensi eskalasi dengan Iran yang dapat mengancam aliran energi dari kawasan tersebut.

Kekhawatiran perdagangan juga masih ada dimana Presiden Trump mengancam akan mengenakan tarif 100% pada Kanada jika negara itu menyelesaikan kesepakatan dengan China.

Sementara itu pergerakan harga dibatasi oleh laporan  ekspor minyak Kazakhstan diperkirakan akan kembali normal setelah pemulihan fasilitas tambatan lepas pantai. Juga pembicaraan Rusia-Ukraina berakhir tanpa terobosan, tetapi kedua pihak sepakat untuk melanjutkan negosiasi akhir pekan depan.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak bulan Maret 2026 sedang naik 0,09% menjadi $61,12 per barel.

Harga minyak mentah berjangka acuan jenis Brent naik 0,01% menjadi $66,05 per barel.

Secara teknikal, untuk pergerakan harga minyak WTI  selanjutnya diperkirakan  akan   bertemu kisaran  support di $59.20 – $57.90 dan kisaran resisten di $62.20 – $64.80.