IHSG Rabu Ditutup Tergelincir 7,4% ke Level 8.321; Oversold Dalam, Cari Timing Rebound

83
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Rabu sore ini (28/1), terpantau merosot tajam 659,674 poin (7,35%) ke level 8.320,556 setelah dibuka turun ke level 8.743,202.

IHSG bergerak terkoreksi tajam ke sekitar 11 minggu terendahnya, merespons pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait penilaian free float saham dalam MSCI Global Standard Indexes, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Hang Seng, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir dengan S&P 500 mencetak rekor baru.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini kembali menguat 0,36% atau 60 poin ke level Rp 16.700, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah merosot signifikan 3 hari di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit dari sekitar 4 tahun terendahnya setelah ditekan penguatan yen Jepang dan isyu risiko shutdown kembali serta kemungkinan pergantian pimpinan the Fed.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.760, serta terpantau bullish di hari keenamnya ke level hampir 6 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 237,028 poin (2,64%) ke level 8.743,202. Sedangkan indeks LQ45 turun 54,600 poin (6,23%) ke level 821,520. Siang ini IHSG melemah tajam 659,012 poin (7,34%) ke level 8.321,218. Sementara LQ45 terlihat turun 6,77% atau 59,350 poin ke level 816,770.

IHSG kemudian melandai di zona merah dan ditutup amblas 659,674 poin (7,35%) ke level 8.320,556. Sementara LQ45 terlihat turun 7,26% atau 63,580 poin ke level 812,540. Tercatat saat ini sebanyak 37 saham naik, 753 saham turun dan 16 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,05%, dan Hang Seng yang melaju 2,58%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam koreksi tajam ke 11 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Hang Seng, serta mengikuti Wall Street.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan mencari timing rebound karena sudah oversold dalam, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 9.058 dan 9.175. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,187 dan bila tembus ke level 8,039.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group